Selasa, 03 Januari 2012

TUGAS RESUME BAB7 KONSUMEN, PRODUSEN DAN EFISIENSI PASAR


 TUGAS RESUME
BAB7
KONSUMEN, PRODUSEN DAN EFISIENSI PASAR

Pada saat konsumen ingin membeli kebutuhanya di pasar, mereka akan kecewa ketika melihat tingginya penawaran harga. Sedangkan para produsen menginginkan harga lebih tinggi agar bisa mendapat keuntungan yang maksimal. Hal seperti ini tidak mengherankan karena pembeli menginginkan harga yang murah dan sebaliknya penjual menginginkan harga setingginya.

Surplus Konsumen
Kesediaan membayar (willingness to pay) adalah Jumlah maksimum yang mau di bayar oleh konsumen untuk memperoleh suatu barang.
Surplus konsumen adalah kesediaan konsumen untuk membayar di kurangi jumlah yang sebenarnya di bayarkan oleh konsumen

Penggunaan Kurva Permintaan untuk Mengukur Surplus Konsumen
Dengan menggunakan kurva permintaan bisa mencerminkan kesediaan membayar para pembeli, maka kita juga dapat memanfaatkanya untuk mengukur surplus konsumen. Para ekonom mengasumsikanbahwa para pembeli adalah para pembuat keputusan yang rasional sehingga preferensi harus di hormati.

Surplus Produsen
Surplus produsen (producer surplus) adalah jumlah yang di terima penjual di kurangi biaya yang di pikulnya.

Biaya dan Kesediaan Menjual
Dalam menawarkan produknya seorang Produsen harus melihat seberapa besar biaya yang di keluarkan untuk menghasilkan produknya, karena biaya itu merupakan harga minimum yang dapat mereka ambil untuk menentukan kesediaan produsen untuk menjual barangnya.

Penggunaan Kurva Penawaran untuk Mengukur Surplus Produsen
Dalam ketinggian kurva penawaran mengukur biaya produksi yang harus di tanggung penjual, dan selisih antara biaya produksi dengan harga pasar adalah surplus produsen.

Harga yang Lebih Tinggi Meningkatkan Surplus Produsen
Seorang produsen akan selalu menawarkan produknya dengan harga yang lebih tinggi dari biaya yang di keluarkan, karena bila harga lebih tinggi maka kesejahteraan produsen juga akan meningkat.

Efisiensi Pasar
Surplus konsumen dan surplur produsen adalah perangkat dasar yang di gunakan para ekonom untuk mempelajari kesejahteraan ekonomis para penjual dan pembeli di sebuah pasar.

Pengatur Ekonomi yang Bijak
Mengukur kesejahteraan ekonomis adalah yang harus dilakukan oleh pengatur ekonomi. Salah satu caranya adalah dengan menghitung seluruh surplus konsumen dan surplus produsen yang biasa di sebut dengan surplus total (total surplus)

Perhitungan surplus konsumen dan surplus produsen dapat didefinisikan sebagai berikut:
Surplus konsumen    =    nilai barang bagi pembeli - harga yang di bayarkan pembeli.
Surplur produsen      =    harga diterima penjual - biaya produksi yang di pikul penjual
Surplus total             =    nilai barang bagi pembeli - biaya produksi yang dipikul penjual

Jika suatu alokasi sumber daya dapat memaksimalkan surplus total, maka alokasi menghasilkan efisiensi (efficiency). Efisiensi adalah kondisi ketika suatu alokasi sumber daya dapat memaksimalkan surplus total yang diterima oleh anggota masyarakat. Selain efisiensi, pengatur kebijakan ekonomi juga harus memperhatikan pemerataan (equity). Pemerataan adalah keadilan kesejahteraan di antara segenap anggota masyarakat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar